hahahahaha…
tagline a mild ini bikin saya nyengir terus tiap kali ngeliat. gimana enggak? di zaman keributan dan kekacauan penyusunan tugas akhir seperti ini memang kata-kata yang demikian yang paling sering dipikirkan, hahahaha…
bahkan, untuk memberikan alasan untuk banyak orang, saya sering bilang kalau saya bukannya nggak bisa lulus sekarang, cuma nggak mau lulus dengan menyandang predikat pengangguran aja. kalau begini kan seenggaknya saya masih punya status: mahasiswa.
Mahasiswa adalah panggilan untuk orang yang sedang menjalani pendidikan tinggi di sebuah universitas atau perguruan tinggi.
Pengangguran atau tuna karya adalah istilah untuk orang yang tidak bekerja sama sekali, sedang mencari kerja, bekerja kurang dari dua hari selama seminggu, atau seseorang yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan.
Pengangguran umumnya disebabkan karena jumlah angkatan kerja tidak sebanding dengan jumlah lapangan pekerjaan yang mampu menyerapnya. Pengangguran seringkali menjadi masalah dalam perekonomian karena dengan adanya pengangguran, produktivitas dan pendapatan masyarakat akan berkurang sehingga dapat menyebabkan timbulnya kemiskinan dan masalah-masalah sosial lainnya.
Tingkat pengangguran dapat dihitung dengan cara membandingkan jumlah pengangguran dengan jumlah angkatan kerja yang dinyatakan dalam persen.
Ketiadaan pendapatan menyebabkan penganggur harus mengurangi pengeluaran konsumsinya yang menyebabkan menurunnya tingkat kemakmuran dan kesejahteraan. Pengangguran yang berkepanjangan juga dapat menimbulkan efek psikologis yang buruk terhadap penganggur dan keluarganya.
Tingkat pengangguran yang terlalu tinggi juga dapat menyebabkan kekacauan politik, keamanan dan sosial sehingga mengganggu pertumbuhan dan pembangunan ekonomi. Akibat jangka panjang adalah menurunnya GNP dan pendapatan per kapita suatu negara.
Di negara-negara berkembang seperti Indonesia, dikenal istilah “pengangguran terselubung” di mana pekerjaan yang semestinya bisa dilakukan dengan tenaga kerja sedikit, dilakukan oleh lebih banyak orang.
nah lho. yaudahlah intinya pengangguran itu nggak bagus lah ya.
saya tidak mau menambah2 beban keluarga dan negara dengan menjadi pengangguran, maka dari itu saya inginnya dapet kerja dulu baru lulus. even it’s so hard to get. yang udah lulus aja susah apalagi yang enggak.
that’s why kita perlu membekali diri dengan berbagai keahlian lain. kalau nggak ada keahlian sama sekali, ya so sorry kalau terpaksa menjalani pekerjaan yang nggak sesuai dengan standar keinginan atau bahkan jadi pengangguran.
bukannya saya menakut-nakuti, tapi itu memang kenyataannya. di zaman sekarang ini jumlah lulusan perguruan tinggi sudah tidak terhitung dan jumlah angkatan kerja lebih tidak terhitung lagi. tapi jumlah pekerjaan yang tersedia masih terbatas. walaupun akan selalu ada, tapi jumlahnya tidak akan cukup untuk menampung seluruh angkatan kerja yang ada.
so, satu-satunya jalan adalah dengan menghias diri kita dengan berbagai keahlian atau justru membuat lapangan pekerjaan sendiri. satu lagi, membuat lapangan pekerjaan sendiri juga butuh kreativitas dan skill dalam mengolah lapangan pekerjaan itu sendiri.
ketika lulus dan sudah dibekali berbagai keahlian, ternyata masih ada juga yang kita butuhkan, yaitu keunggulan untuk membuat para pemilik lahan pekerjaan memilih kita. karena, yang memiliki keahlian tidak hanya kita sendiri. masih banyak orang lain disana yang memiliki berbagai keahlian khusus juga. dan kita harus bisa menunjukkan keunggulan kita
jadi, semasa kuliah, banyak-banyaklah menambah keahlian dan mengasahnya dengan sebaik-baiknya. jadi nggak dapet-dapet gelar demi menambah keahlian untuk mendapatkan kerja sih nggak papa. haha…
tapi yang paling mending sih mending dapet gelar dan dapet kerja dalam waktu singkat