kita sudah merdeka, tapi masih dijajah belanda

“penggunaan fasilitas umum untuk kepentingan pribadi seperti halnya yang dilakukan pemerintah hindia belanda…”
itulah petikan narasi dari sebuah acara televisi yang saya saksikan sore hari ini. secara tak sengaja saya mendengar suara naratornya *yah kan saya sambil ngetik*
kisahnya sih seputar sogok-menyogok dan juga suap-menyuap. juga kelakuan para aparat yang menyimpang, alias bekerja untuk kepentingan dirinya sendiri. yah as you know, beberapa jenis bahkan hampir semua aparat pemerintahan di indonesia kan sarat akan penyimpangan.

entah apa yang ada dalam pikiran mereka lah ya, pokoknya mereka sudah turut berperan dalam perusakan moral bangsa ini. terima kasih banyak loh para aparat semua, karena dengan segala kelakuan kalian maka korupsi kolusi dan nepotisme jadi terasa biasa saja. menjadi suatu hal yang wajar kalau seandainya makhluk-makhluk di indonesia melakukan berbagai kecurangan. yaaa kan aparatur negaranya saja begitu, nggak papa dong kalo kita juga ngikutin??

back to belanda. beberapa hari yang lalu memang indonesia kan sudah merayakan ulang tahun kemerdekaannya yang keee….mmm…63 ya? iya kan? hahahaha…
konon, saat itu kita sudah merdeka dari segala penjajahan. dan segala kebahagiaan rakyat indonesia itu tertuang dalam pembukaan alias preambule UUD 1945 dimana rakyat indonesia dengan itu menyatakan kemerdekaannya. merdeka itu apa sih?

Kemerdekaan adalah:

  • (kata benda) saat di mana sebuah negara meraih hak kendali penuh atas seluruh wilayah bagian negaranya.
  • (kata benda) saat di mana seseorang mendapatkan hak untuk mengendalikan dirinya sendiri tanpa campur tangan orang lain dan atau tidak bergantung pada orang lain lagi.

Sinonimnya ialah ‘kebebasan‘.

yaa itu pengertian dari wikipedia sih. intinya, merdeka itu ya bebas. bebas lepas dari segala penjajahan, dari segala hal yang bisa merebut hak. sekarang, apa kita udah merdeka?

iya sih kita merdeka. merdeka, nggak ada yang menjajah dalam artian nggak ada lagi perang-perangan. yang lagi dijajah dalam artian denotatif tuh IRAK, hehehe…dijajah sama AMERIKA.
tapi emangnya iya? jaman dulu, jaman masih sekolah dan bego gw sih iya-iya aja dibilang kita udah merdeka udah bebas, malah ada yang bilang kita udah maju. iya sih udah maju dibandingkan dari jaman urdu. tapi kalo sekarang? huh nehi. apalagi setelah saya mengenyam bangku kuliah dan berdekatan dengan para aktivis kampus yang sok2 kritis itu. yah let’s say mereka emang keliatan sotoy, tapi at least mereka membuka mata hati dan batin saya akan kenyataan yang ternyata pahit ini. KITA BELUM MERDEKA SAMA SEKALI.

beberapa bulan yang lalu, saya membaca dimana ya? hehe…lupa. kalo gak di koran ya di internet kalo ternyata pemerintah hindia belanda itu menyisakan hutang perang sebanyak sekian ratus juta kepada indonesia. it it what you called freedom??
parahnya lagi, hutang-hutang itu baru saja terbayar pada tahun ini *lagi-lagi ga yakin banget sih, cuma kalo ga taun ini ya taun kemaren*. menakjubkan sih buat saya yang nggak tau apa-apa dan percaya-percaya aja sama isi buku pelajaran sejarah perjuangan bangsa ini. menggelikan sekali, udah diberi kemerdekaan berikut bonusnya: hutang yang menahun.

lalu, yang membuat indonesia semakin terpuruk yah you know lah banyaknya koruptor. nggak cukup utang belanda, utang negara ini sendiri ke imf juga udah banyak banget. kalo dari kemarin aja yang kita bayar itu hutang-hutang dari belanda, kapan kita lunas bayar utang negaranya sendiri??? iya ga sih?
uuhhh,,, ternyata saya lahir dengan menghirup udara negeri berhutang…
okey, kembali ke para koruptor yang, ehm terima kasih sekali, telah mencoreng nama bangsa di muka dunia dan juga menyengsarakan kami para rakyat yang mau makan aja susah. soalnya makannya mesti masak nasi dulu, nasinya mesti beli beras dulu, berasnya mesti numbuk padi dulu, padinya mesti ditanem pak tani dulu. pak tani mau nanem, beli lahan, bibit, dan pupuk juga susah. semua serba susah.
tadi kan lagi kembali ke koruptor ya? oia, jadi para koruptor itu seenaknya aja menggunakan yang bukan miliknya. such as, mobil negara, rumah negara, segala harta negara sampe ngambil duit negara. punya negara yang berhak siapa? rakyat. ya mereka juga rakyat, tapi kan mereka mempergunakannya untuk diri mereka sendiri dan keluarganya yang nggak oke oke kaya keluarga saya. kalo kita pakai barang punya orang tanpa ijin, atau kita ambil punya orang lain namanya kita mencuri. berarti koruptor=pencuri, maling, bangsat, rampok, garong. kalo maling ayam aja suka dibakar massa, kenapa maling negara nggak brani? ah cupu lo semuanya, maling yang segede gaban gitu aja gak berani. cupuuuu… *kaya saya berani aja*

nah, siapa yang mengajarkan mencuri??
ternyata, kelakuan curang yang demikian juga merupakan warisan dari para belanda. mungkin 350 tahun memang sudah sangat cukup untuk menanamkan nilai-nilai korupsi, kolusi, dan nepotisme. belanda memang sudah tidak menjajah kita secara fisik, hutang belanda juga sudah tidak mencekik kita secara materi, namun ternyata moral bejat belanda masih menjajah kita secara mental.

Tuhan, ampuni kami. bukakan mata hati kami dari segala kekacauan ini. amin

cup cup muah

Iklan

9 Tanggapan so far »

  1. 1

    baskoro said,

    Itulah sepintas nasib bangsa kita yang dulu dijajah oleh VOC dan bukan pemerintah Belanda. Seperti yang kita tahu, VOC adalah kongsi dagang. Mereka akan menggunakan segala cara untuk mengambil keuntungan sebesar2nya dari bangsa kita, walaupun harus dengan cara licik dan curang. Akhirnya sampai sekarang, peninggalan “licik dan curang” itu menurun ke bangsa kita. Korupsi, kolusi, nepotisme, apatis, dan lain2…

    Beda dengan Malaysia yang notabene dijajah oleh Pemerintahan Inggris. 2 Bulan tinggal di KL, jadi memahami bagaimana sikap dan perilaku masyarakat melayu disana yang sebenernya ngga jauh beda dari kita, tapi hukum dan aturan sangat ditaati disana..

    Jadi, semoga generasi muda kita belum terlambat untuk memperbaiki dan membangun semuanya. Supaya kita benar2 MERDEKA..

  2. 2

    dwirani said,

    hmmm…
    kalo gitu kita minta dijajah inggris dulu?
    hahahahahahahahahaha…

  3. 3

    avank said,

    gausah
    minta disubsidi dari inggris aja 😛

  4. 4

    name said,

    what a bull, this write defintely a clise, a solution for an unsolve sh*t. The writer though, shows nothing any deep knowledge on the subject
    Well, at least you DO write this thing. right, gal?

  5. 5

    dwirani said,

    well, some says blog is a virtual diary. it’s my opinion, and comes from my mind. so if you have a SOLVING SOLUTION, why don’t you write one better than mine??

  6. 6

    baskoro said,

    keras jg ya commentnya mbak ato mas name itu..

    yah walopun ada beberapa salah2 kata, clise (cliché) dan unsolve (unsolved) sh*t, tapi ya at least dia belajar nulis inggris kali ya..hehehe

    Kadang orang bisanya kritik tanpa bisa kasih solusi..sabar2…(sotoy gini gw ran..)

  7. 7

    dwirani said,

    santai bas, orang kaya gitu sih gw anggep angin lalu aja instead of masukan. soalnya kalo dia niatnya ngasih masukan, ga gitu caranya kan?
    tau ga yang ada di pikiran ga?
    pertama, si name itu adalah koruptor yang ngerasa kesepet
    kedua, si name itu pegawai pemerintahan yang suka ngelakuin pungli. that’s it 😀

    dan satu lagi, sok2 pake bahasa inggris tapi kan dia ngerti isi tulisan gw yang pure bahasa indonesia semuanya, ahahahha

  8. 8

    baskoro said,

    Hahahaha..

    Koruptor kelas kakap udah ga bakal ngurusin blog orang ky gini, brarti dia baru belajar korupsi kali nih..hehe

    Iya, tulisan lo yang pure indonesia, at least bisa dimengerti sm dia, yah walopun inggrisnya dia “bagus” banget…! hehehe..sampe2 digabung2in antara indo dan inggris, tp yah patut dihargai karena dia dengan sadar nglanggar autoCorrect yang ada di form comment ini..hehehhee..

    Case closed ma’am?

    I’m done anyway…


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: