kisah lima perempuan dahsyat

Kata banyak orang, kalau ada satu perempuan itu bisa menghidupkan suasana, dua perempuan seru, tiga perempuan ramai, empat perempuan pasar, lima perempuan: KERIBUTAN TERJADI! Hahaha… ah bukan kata banyak orang, kok. Itu kata saya saja. Based on my own stories, lima perempuan yang bersatu tidak akan pernah bisa memberikan satu hal: ketenangan. Bagaimana bisa bila sepanjang kebersamaan mereka akan selalu diisi dengan celetukan-celetukan ringan yang diakhiri dengan tawa yang menggelegar membahana hingga ke penjuru dunia? Okay, maaf. Kali ini saya berlebihan lagi.

Beberapa kata yang akan saya sebutkan disini mungkin akan cukup bisa memperkenalkan karakter lima perempuan dahsyat tersebut: ribut, heboh, seru, unik, dan hidup. Bagi sebagian besar orang mungkin kehadiran mereka berlima biasa saja, tapi bagi mereka berlima it means world. Setiap orang memang memiliki dunianya masing-masing, dan bagi mereka kekayaan hidup mereka salah satunya adalah karena mereka menemukan satu sama lain. Dan saya, merasa beruntung sebagai salah satu dari kelima perempuan luar biasa tersebut. Saya, dan empat sekawan lainnya adalah…Sailor Moon! Ehehe… maaf merusak imajinasi indah rekan-rekan sekalian.

Kata orang, hubungan antar manusia itu dapat terjadi karena adanya kesamaan. Entah kesamaan tujuan, persepsi, gaya hidup, keinginan, apapun lah. Mungkin kami memang menemukan kesamaan satu sama lain, yah sama-sama berisik, sama-sama tidak memiliki urat malu satu pun, sama-sama memiliki banyak kenistaan yang akan terungkap lebih jauh nanti, dan berbagai kesamaan lainnya. Tapi kami justru mencintai perbedaan, bagi kami, untuk apa menjadi sama kalau bisa berbeda? Saya begini, dia begitu, yang lainnya entah bagaimana, semuanya sah-sah saja dan tidak ada yang harus mengikuti satu sama lain. Kami bukan geng remaja yang menjunjung tinggi prinsip-prinsip masalah satu masalah semua, hehe… Kami tidak pernah menonton AADC berlima, layaknya remaja-remaja lain. Semua itu karena satu hal, kami belum bertemu ketika AADC ditayangkan.

Kami dipertemukan oleh takdir. Hmm…rasanya berlebihan. Toh saya tidak sedang menceritakan kisah cinta kan? Saya ganti saja, kami dipertemukan oleh bangku kuliah pada jurusan yang sama. Juga pada kos-kosan yang sama. Dua persamaan lagi, kalau ada tiga lagi maka saya akan mendapatkan payung cantik.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: